Tampilkan postingan dengan label biografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biografi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2012

Tokoh Kimia



Sir Robert Robinson dilahirkan di Rufford dekat Chesterfield, Derbyshire pada tanggal 13 September 1886, anak laki-laki dari William Bradbury Robinson, pembuat pakaian bedah yang menemukan mesinnya sendiri untuk menghasilkan kain tiras dan pembalut dan lain-lain, dan kardus kertas karton untuk mengemas produk tersebut. Ia dididik di Chesterfield Grammar School, Fulneck School, dekat Leeds dan di Universitas Manchester di mana ia lulus B.Sc. pada tahun 1906 dan gelar D.Sc. pada tahun 1910.
Pada tahun 1912, ia ditunjuk sebagai profesor pertama Kimia Organik Murni dan Terapan di Universitas Sydney. Ia kembali ke Inggris pada tahun 1915 untuk emngambil jabatan ketua Kimia organik di universitas Liverpool hingga tahun 1920 ketika dia menerima perjanjian sebagai Direktur Penelitian di British Dyestuffs Corporation. Setahun kemudian ia menjadi Profesor kimia di St. Andrews dan pada tahun 1922 ia menjabat sebagai Kepala Kimia Organik di Universitas Manchester hingga tahun 1928 ketika dia menerima jabatan yang saama di Universitas London. Pada tahun 1930, ia ditunjuk sebagai Profesor Kimia Waynflete, Universitas Oxford, di mana ia menetap hingga pensiun tahun 1955 ketika ia ditunjuk sebagai Profesor Emeritus dan Penerima Beasiswa Kehormatan Kampus Magdalen. Ia adalah Direktur Perusahaan Kimia Shell dan menjadi konsultan kimia sejak tahun 1955.
Sir Robert adalah anggota dari tiga puluh Komite Pemerintah dan beberapa darinya dijabat sebagai ketua. Ia adalah utusan Inggris untuk menghadiri Konferensi UNESCO yang pertama pada tahun 1947. Ia mendapat gelar kehormatan pada tahun 1939 dan ditunjuk sebagai penerima Medali Jasa pada tahun 1949.
Penelitian ekstensif Robert dalam kimia organik telah berurusan tidak hanya dengan struktur dan sintesis senyawa kimia organik, tapi juga dengan mekansime elektrokimia pada reaksi organik. Ketertarikannya pada penyusunan kimia pewarna tanaman (antosianin) juga diperluas dengan grup sayuran lainnya , senyawa alkaloid, di mana dilakukan serangkain penelitian yang luar biasa untuk sintesisnya. Kontribusinya sangat besar pada pendefinisian penyusunan atom dalam molekul morfin, papaverin, narkotin dan lain-lain. Penemuan-penemuan ini mengarah pada produksi beberapa bahan obat antimalaria tertentu (mereka dilaporkan dalam sejumlah paper ilmiah, terutama di Jurnal Chemical Society).
Sir Robert adalah penerima beasiswa dari Institut Kimia Kerajaan dan di Royal Society adalah ketua Himpunan Kimia , pada periode 1939-1941, di Rotyal Society pada periode 1945-1950, Asosiasi Inggris untuk Pengembangan Sains pada tahun 1955, dan Himpunan Industri Kimia pada tahun 1958. Ia adalah Komanadan de la Légion d’Honneur dan memegang gelar doktor kehormatan lebih dari 20 universitas Inggris dan luar negeri. Ia dianugerahi Mdali Longstaff, faraday, dan Flintoff oleh Himpunan Kimia, Medali Davy, Royal dan Copley dari Royal Society dan himpunan Kimia Swiss, Amerika, Perancis dan Jerman; ia telah mendapat penghargaan Medali Franklin dari Institut Franklin di Philadelphia, medali Emas Albert dari Himpunan Seni Kerajaan dan Medalli Kebebasan dari pemerintah Amerika Serikat. Sir Robert adalah Anggota korespondensi, Penerima Beasiswa Kehormatan, Rekana Korespondensi di lebih dari 50 organisasi terpelajar Inggris dan luar negeri.
Pada tahun 1962, Chemical Society menganugerahi Sir Robert dengan mendirikan Beasiswa Pengajar Robert Robinson, untuk diberikan per dua tahun.
Pada tahun 1912, Sir Robert menikahi Gertrude Maud Walsh, murid penerima beasiswa di Universitas Manchester. Mereka berkolaborasi dalam beberapa bidang penelitian ilmu kimia, khususnya pada pengamatan antosianin. Istrinya wafat pada tahun 1954; mereka memiliki satu anak laki-laki dan satu anak perempuan. Pada tahun 1957, ia menikah dengan Stearn Sylvia Hillstrom (nѐe Hershey) di New York.
Pada usia muda, Sir Robert adalah pecinta gunung, telah memanjat di pegunungan Alpen, Pyrenees, Norwegia, dan Selandia Baru dan ia adalah pemain catur yang rajin dan pernah menjadi Ketua Federasi Catur Inggris pada periode 1950-1953. Hobinya termasuk forografi dan musik.
Ia wafat pada tanggal 8 Februari 1975.

Selasa, 28 Februari 2012

Galileo Galilei


Lukisan Galileo Galilei oleh Giusto Sustermans
Galileo Galilei (15 Februari 1564 – 8 Januari 1642), adalah seorang fisikawan, matematikawan, filosof itali yang memainkan peran besar dalam revolusi ilmiah. Prestasinya meliputi perbaikan teleskop dan berakibat pada pengamatan astronomi yang jauh lebih baik dan dia akhirnya menjadi pendukung teori Heliosentris Copernicus. Galileo dipanggil sebagai “bapak astronomi modern”, “bapak fisika modern”, “bapak ilmu pengetahuan”, dan “bapak ilmu pengetahuan modern”. Steven Hawking berkata, “Galileo mungkin lebih berkontribusi dalam kelahiran ilmu pengatahuan modern dari pada ilmuwan lainnya”.
Benda yang bergerak dipercepat beraturan, diajarkan hampir di semua sekolah menengah dan kuliah pengantar fisika, telah dipelajari oleh Galileo sebagai subyek kinematika. Kontribusinya antara lain adalah pengamatan dengan teleskop astronomi termasuk konfirmasi dari fase-fase Venus, penemuan terbesar dari empat satelt Jupiter (Pemberian nama Galilea untuk satelit sebagai bentuk penghormatan), dan pengamatan dan analisis bintik matahari. Selain itu, Galileo juga bekerja di bidang ilmu terapan dan teknologi, misalnya memperbaiki desain kompas.
Pembelaan Galileo terhadap Teori Heliosentris Copernicus adalah yang paling kontrovesial dalam hidupnya, ketika sebagian filosof dan astronom lain masih berpegang pada Geosentris (setidaknya secara lahiriah), pandangan bahwa pusat alam semesta berada di bumi. Setelah 1610, ketika dia mulai mempublikasikan dukungan heliosentrisya ke pada publik, ia mulai berhadapan dengan pihak oposisi dari beberapa Filosof dan golongan pendeta, dan pada golongan pendeta akhirnya ia mengecam gereja atas keputusannya bahwa heliosentris bertentangan dengan ajaran kitab suci pada tahun 1615. Meskipun dia dibersihkan dari semua pelanggaran pada saat itu, tetapi gereja katolik roma tetap mengutuk heliosentris sebagai sesuatu yang “salah” dan bertentangan dengan kita suci pada bulan Februari 1616[8], dan galileo diperingatkan untuk meninggalkan dukungannya itu. Ketika dia mempertahankan pandangan-pandangannya dalam karya-karyanya yang terkenal,”Dialog Mengenai Sistem Pusat Dunia,” yang diterbitkan pada 1613, ia diadili oleh Pengadilan gereja, disangka sebagai penentang ajaran agama, dipaksa untuk mengakui kesalahan dan menghabiskan seluruh sisa hidupnya di tahanan rumah.

Kehidupan Galileo

Galileo dilahirkan di Pisa, Italia, anak pertama dari enam bersaudara dari seorang ayah yang bernama Vincenzo Galilei, seorang Lutenist dan Musisi terkenal, dan seorang ibu yang bernama Giulia Ammannati. Empat dari saudara Galileo menjadi seorang yang sukses dan yang terkecil Michelangelo (atau Michelagnolo) menjadi penulis lutenis dan komposer.
Galileo memiliki nama lengkap Galileo di Vincenzo Bonaiuti de’ Galilei. Pada umur 8 tahun, keluarganya pindah ke Florence, tetapi dia pergi dengan Jacopo Broghini selama dua tahun[1]. Ia kemudian menempuh pendidikan di biara Comaldolese di Vollambrosa, 35 km arah tenggara dari Florence[1]. Walaupun dia serius menjadi seorang pendeta saat masih muda, dia masuk untuk gelar dokter di Universitas Pisa atas atas desakan ayahnya. Dia tidak menyelesaikan pendidikannya, tetapi malah belajar metematika. Pada tahun 1589, ia diangkat menjadi kepala departemen matematika di universitas Pisa. Pada 159, ayahnya meninggal dan dia dipercaya untuk merawat adiknya Michelangelo. Pada 1592, dia pindah ke Universitas Padua, mengajar geometri, mekanika, dan astronomi hingga tahun 1610. Selama periode ini galileo membuat penemuan penting dalam kedua ilmu murni (seperti, kinematika gerak, dan astronomy) dan ilmu aplikasi (seperti, kekuatan bahan, dan perbaikan teleskop). Ketertarikannya pada berbagai ilmu astrologi, yang dalam paraktek disiplin modern, dipandang sebagai ilmu yang berhubungan dengan metematika dan astronomi.
Meskipun Galileo merupakan seorang katholik Roma yang alim, Galileo memiliki tiga orang anak hasil dari hubungan diluar nikah dengan Marina Gamba. Mereka mempunya dua anak perempuan, Virginia, lahir lahun 1600, dan Livia, lahir tahun 1601, dan seorang putra, Vincenzo, lahir tahun 1606. Karena kelahiran mereka yang tidak sah, ayahnya menganggap mereka “the girls unmarriageable”. Mereka hanya diijinkan untuk menjalani kehidupan religius. Kedua putrinya dikirim ke biara di San Matteo Arcetri dan tinggala di sana selama sisa hidup mereka. Virgina mempunyai Maria Celeste saat memasuki biara. Dia meninggal pada tanggal 2 April 1634, dan dimakamkan disamping makam ayahnya, Galileo, di Basilika Santa Crose, Firenze. Livia memiliki nama suster Arcangela, dan dia sakit hampir sebagian besar hidupnya. Sementara Vincenzo, dilegitimasi dan menikah dengan Sestlia Boccineri.
Pada tahun 1610, Galileo menerbitkan hasil dari pengamatan teleskopik dari satelit-satelit Jupiter, dia juga menggunakan hasil pengamatan ini untuk perdebatan mengenai matahari sebagai pusat tata surya. Teori Semesta Heliosentris Copernicus bertentangan dengan teori bumi sebagai pusat alam semesta dari Ptolomeus dan Aristoteles. Tahun berikutnua dia mengunjungi Roma untuk menunjukkan Teleskopnya kepada para Filosof dan matematikawan yang berpengaruh pada masa itu dari Univesitas Jesuit, Roma, dan menyuruh mereka melihat dengan mata mereka sendiri kenyataan dari empat satelit Jupiter. Selain itu, di roma dia juga mendaftarkan diri sebagai anggota Accademia dei Lincei.
Pada tahun 1612, Pihak oposisi yang menentang gereja muncul dengan teori heliosentrisya yang didukung oleh Galileo. Pada tahun 1614, dari mimbar Basilika Santa Maria Novella, Bapa Tommaso Caccini (1574-1648) mengecam pendapat Galileo tersebut, dan menilai bahwa mereka berbahaya karena tidak sesuai dengan ajaran kitab suci. Galileo kemudian pergi meninggalkan Roma untuk menyelamatkan diri dari tuduhan-tuduhan ini, tetapi, pada tahun 1616, Kardinal Roberto Bellarmino secara personal memberikan nasehat kepada Galileo untuk melakukan advokasi maupun untuk tidak mengajar Astronomi Copernican. Selama 1621 hingga 1622 Galileo menulis bukunya yang pertama, The Assayer ( il Saggiatore), yang telah disetujui dan diterbitkan pada tahun 1623. Pada tahun 1630, dia kembali ke Roma untuk mengajukan Lisensi untuk mencetak Dialog Mengenai Dua Sistem Pusat Tata Surya, yang diterbitkan di Florence, 1632. Pada bulan Oktober tahun itu, dia diperintahkan untuk tampil di depan sidang di kantor kudus di Roma.
Mengikuti sidang kepausan di mana dia disangka telah menyimpang dari ajaran kitab suci gereja, kemudian dia di tahan di bawah tahan rumah dan gerakannya dibatasi oleh Paus. Dari tahun 1634 dan seterusnya dia tinggal di pedesaan di Arcetri, di luar dari Florence. Pada Tahun 1638 dia mengalami kebutaan total dan menderita sakit hernia dan insomnia, Jadi dia diijinkan untuk pergi ke Florence untul mendapatkan perawatan kesehatan atsa penyakitnya. Pada tahun 1642, setelah menderita demam dan jantng yang berdebar-debar, ia meninggal.

Metode Ilmiah

Galileo memberikan kontribusinya kepada ilmu gerak melalui kombinasi inovatif eksperimen dan matematika. Ayah Galileo, Vincenzo Galilei, soerang lutentist dan pemusik, telah melakukan percobaan yan mungkin tertua dalam percobaan fisika, dia membentangkan seutas tali kemudian menggetarkannya, dan mendapatkan hasil yang bervariasi yang berbanding lurus terhadap akar kuadrat ketegangan tali. Pengamatan ini dikenal dengan istilah tradisi pitagoras dalam ruang lingkup musik pada saat itu, suatu istilah yang sangat terkenal diantara pembuat instrumen musik, yang berarti bahwa membagai tali dengan bilangan bulat menghasilkan skala nada yang harmonis. Dengan demikian dapat dikatakan secara terbatas bahwa pada saat itu fisika dapat dihubungkan dengan musik. Galileo melihat apa yang ditemukan oleh ayahnya tersebut kemudian mengembangkan teorinya sendiri.
Galileo mungkin yang pertama dengan jelas menyatakan bahwa hukum alam mengikuti hukum matematika. Dalam bukunya “The Assayer” dia menulis “Philosophy is written in this grand book, the universe … It is written in the language of mathematics, and its characters are triangles, circles, and other geometric figures; … , atau dalam bahasa Indonesia,“ Filsafat ditulis dalam buku induk ini, Alam semesta…hal ini ditulis dalam bahasa matematika, dan berupa karakter segitiga, lingkaran, dan bentuk-bentuk geometri lainnya…” Analisis matematisnya dikembangkan lebih lanjut oleh filosofi alam stikastik late, ketika dia filsafat belajar kepada Galileo. Walaupun Galileo berusaha untuk tetap setia pada gereja, tetapi dia mengikuti hasil eksperimennya, dan hasilnya adalah benar, telah mendorongnya untuk menolak doktrin gereja. Dalam pemikiran yang lebih luas, ini membantu dalam pemisahan ilmu pengetahuan dari filsafat dan agama, sebuah perkembangan penting dalam sejarah pemikiran manusia.
Seiring berjalannya waktu, Galileo mulai mengubah pandanganya sesuai dengan hasil pengamatannya. Filosof ilmu pengetahuan modern, Paul Feyerabend berpendapat bahwa terdapat aspek-aspek yang diduga tidak benar dalam metodologi ilmiah Galileo, tetapi metode Galileo dapat dibenarkan oleh hasil eksperimennya. Sebagian besar karya besar Feyerabend, metode penolakan (1975), adalah ditujukan untuk menganalisis metode ilmiah Galileo, dengan menggunakan riset astronominya sebagai studi kasus untuk mendukung metode ilmiahnya sendiri secara anarkis. Seperti yang ditulisnya: “Aristotelian…meminta dukungan empiris yang kuat sedangkan Galilean mengikuti hasil pengamatannya, tidak saling mendukung dan secara terpisah merupakan teori yang berlawanan. Saya tidak mengkritik mereka untuk ini, Saya mendukung Niels Bohr, dan ini tidak cukup gila” Dalam menjalankan eksperimen, Galileo menggunakan standar panjang dan waktu, dimana hasil-hasil pengukuran pada hari dan laboratorium yang berbeda tidak dapat dibandingkan. Ini membuktikan adanya pondasi yang dapat diandalkan yang dalam ilmu metematika menggunakan penlaran induktif.
Galileo menunjukkan penghargaan yang sangat modern untuk hubungan antara matematika, fisika teori, dan fisika eksperimental. Dia memahami secara benar mengenai gerak parabola, baik dalam koordinat bola maupun koordinat kartesian, dimana ordinat (sumbu-y) bervariasi terhadap kuadrat dari absis (sumbu-x). Galileo menegaskan bahwa secara teoretis parabola ideal adalah adalah lintasan proyektil yang dipercepat seragam tanpa adanya gesekan dan gangguan lain. Tetapi dia menyadari adanya batas-batas kebsahan dari teori ini, bahwa lintasan proyektil yang merupakan gambaran dari lintasan bumi tidak mungkin berupa parabola, tetapi dia tetap mempertahankan bahwa untuk jangkauan tertentu, penyimpangannnya sangat sedikit. Dia juga mengakui adanya ketidaksesuaian antara hasil eksperimen dengan teori ataupun perhitungan matematis, hal ini karena adanya ketidaktepatan pengukuran, adanya gesekan, dan faktor lainnya.
Menurut Stephen Hawking, Galileo mungkin yang paling berperan dalam kelahiran ilmu pengetahuan modern dari pada ilmuwan lainnya[28], dan Albert Einstein menyebut Galileo dengan sebutan bapak ilmu pengetahuan modern.

Peninggalan Galileo

Penemuan astronomis Galileo dan penyelidikannya terhadap teori Copernicus merupakan sebuah warisan yang cukup besar termasuk pembedaan terhadap empat satelit jupiter yang ditemukan oleh Galileo (Io, Europa, Ganymede dan Callisto) Sebagai Satelit Galilea. Usaha-usaha dan prinsip-prinsip ilmiah lain yang dinamai Galileo termasuk pesawat ruang angkasa Galileo, sebuah pesawat ruang angkasa yang pertama kali memasuki orbit Jupiter, Nama galileo juga diususlkan sebagai nama Sistem navigasi satelit global, transformasi antara sistem inersia dalam mekanika kasik disimbolkan dengan transformasi Galilean, dan Gal kadang juga disebut dengan Galileo, satuan selain Satuan SI dari percepatan.
Sebagian karena tahun 2009 adalah abad keempat dari Pengamatan astronomi Galileo dengan menggunakan teleskop yang tercatat pertama kali, PBB telah menjadwalkannya sebagai tahun astronomi. Skema yang ditetapkan oleh Persatuan Astronomi Internasional (IAU), juga didukung oleh UNESCO, sebuah badan PBB yang bertugas di bidang pendidikan, Ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Adanya tahun Astronomi Internasional 2009 adalah dimaskudkan untuk merayakan astronomi dan kontribusinya kepada masyrakat dan budaya, merangsang minat kepada dunia tidak hanya untuk astronomi tetapi untuk ilmu secara umum.
Pada Abad ke-20, Bertolt Brecht seorang dramawan Jerman menceritakan kehidupan Galileo dalam “his Life of Galileo ” 1943. Sebuah Film yang adaptasi dengan judul “Galileo” yang dirilis pada tahun 1975.
Galileo baru-baru ini juga terpilih sebagai motif utama dari koin bernilai tinggi: Koin peringatan tahun astronomi internasional yang bernilai 25 Euro, dicetak pada tahun 2009. Koin ini juga digunakan untuk memperingati ulang tahun ke 400 penemuan Teleskop Galileo. Bagian depan menunjukkan sebagain dari hasil potret dan teleskop. Bagian belakang merupakan gambar pertama dari permukaan bulan. Bagian ring perak digambarkan : Teleskop isac Newton, Observatorium di Kremsmünster Abbey, Teleskop modern, teleskop radio, dan teleskop ruang. Pada tahun 2009, Galileoskop juga dirilis. Teleskop ini diproduksi massal dengan tujuan pendidikan, dengan biaya rendah, sebuah teleskop 2 inci dengan kualitas yang relatif tinggi

Biografi Albert Einstein

Albert Einstein, foto oleh Oren J. Turner tahun 1947.
Albert Einstein (lahir 14 Maret 1879 – meninggal 18 April 1955 pada umur 76 tahun) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan “pengabdiannya bagi Fisika Teoretis”.
Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia.
Albert Einstein, Tokoh Abad Ini (Person of the Century)
Pada tahun 1999, Einstein dinamakan “Tokoh Abad Ini” oleh majalah Time. Kepopulerannya juga membuat nama “Einstein” digunakan secara luas dalam iklan dan barang dagangan lain, dan akhirnya “Albert Einstein” didaftarkan sebagai merk dagang.
Untuk menghargainya, sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein, sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.
Rumus Einstein yang paling terkenal adalah E=mc²

Biografi

Masa muda dan universitas

Einstein dilahirkan di Ulm di Württemberg, Jerman; sekitar 100 km sebelah timur Stuttgart. Bapaknya bernama Hermann Einstein, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan elektrokimia, dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga mereka keturunan Yahudi; Albert disekolahkan di sekolah Katholik dan atas keinginan ibunya dia diberi pelajaran biola.
Pada umur lima tahun, ayahnya menunjukkan kompas kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang “kosong” ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. Meskipun dia membuat model dan alat mekanik sebagai hobi, dia dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan oleh dyslexia, sifat pemalu, atau karena struktur yang jarang dan tidak biasa pada otaknya (diteliti setelah kematiannya). Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini, tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme.
Einstein mulai belajar matematika pada umur dua belas tahun. Ada gosip bahwa dia gagal dalam matematika dalam jenjang pendidikannya, tetapi ini tidak benar; penggantian dalam penilaian membuat bingung pada tahun berikutnya. Dua pamannya membantu mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains dan matematika.
Pada tahun 1894, dikarenakan kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, Einstein pindah dari Munich ke Pavia, Italia (dekat kota Milan). Albert tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolah, menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia.
Kegagalannya dalam seni liberal dalam tes masuk Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich) pada tahun berikutnya adalah sebuah langkah mundur dia oleh keluarganya dikirim ke Aarau, Swiss, untuk menyelesaikan sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun 1896, Einstein beberapa kali mendaftar diEidgenössische Technische Hochschule. Pada tahun berikutnya dia melepas kewarganegaraan Württemberg, dan menjadi tak bekewarganegaraan.
‘Einsteinhaus’ di kota Bern di mana Einstein dan Mileva tinggal (di lantai 1) pada masa Annus Mirabilis
Pada 1898, Einstein menemui dan jatuh cinta kepada Mileva Marić, seorang Serbia yang merupakan teman kelasnya (juga teman Nikola Tesla). Pada tahun 1900, dia diberikan gelar untuk mengajar oleh Eidgenössische Technische Hochschule dan diterima sebagai warga negara Swiss pada 1901. Selama masa ini Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap sains kepada teman-teman dekatnya, termasuk Mileva. Dia dan Mileva memiliki seorang putri bernama Lieserl, lahir dalam bulan Januari tahun 1902. Lieserl Einstein, pada waktu itu, dianggap tidak legal karena orang tuanya tidak menikah.

Kerja dan Gelar Doktor

Albert Einstein, 1905
Pada saat kelulusannya Einstein tidak dapat menemukan pekerjaan mengajar, keterburuannya sebagai orang muda yang mudah membuat marah professornya. Ayah seorang teman kelas menolongnya mendapatkan pekerjaan sebagai asisten teknik pemeriksa di Kantor Paten Swiss pada tahun 1902. Di sana, Einstein menilai aplikasi paten penemu untuk alat yang memerlukan pengetahuan fisika. Dia juga belajar menyadari pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari direktur bagaimana “menjelaskan dirinya secara benar”. Dia kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil kerja mereka.
Einstein menikahi Mileva pada 6 Januari 1903. Pernikahan Einstein dengan Mileva, seorang matematikawan. Pada 14 Mei 1904, anak pertama dari pasangan ini, Hans Albert Einstein, lahir. Pada 1904, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis “Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen” (“On a new determination of molecular dimensions“) pada tahun 1905 dari Universitas Zürich.
Di tahun yang sama dia menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek fotolistrik, dan relativitas khusus) pantas mendapat Penghargaan Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade.
Dia menyerahkan thesis-thesisnya ke “Annalen der Physik“. Mereka biasanya ditujukan kepada “Annus Mirabilis Papers” (dari Latin: Tahun luar biasa). Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (IUPAP) merencanakan untuk merayakan 100 tahun publikasi pekerjaan Einstein di tahun 1905 sebagai Tahun Fisika 2005.

Gerakan Brown

Albert Einstein, 1951 (saat ulang tahun ke 72, diambil oleh Arthur Sasse, photographer)
Di artikel pertamanya di tahun 1905 bernama “On the Motion—Required by the Molecular Kinetic Theory of Heat—of Small Particles Suspended in a Stationary Liquid“, mencakup penelitian tentang gerakan Brownian. Menggunakan teori kinetik cairan yang pada saat itu kontroversial, dia menetapkan bahwa fenomena, yang masih kurang penjelasan yang memuaskan setelah beberapa dekade setelah ia pertama kali diamati, memberikan bukti empirik (atas dasar pengamatan dan eksperimen) kenyataan pada atom. Dan juga meminjamkan keyakinan pada mekanika statistika, yang pada saat itu juga kontroversial.
Sebelum thesis ini, atom dikenal sebagai konsep yang berguna, tetapi fisikawan dan kimiawan berdebat dengan sengit apakah atom itu benar-benar suatu benda yang nyata. Diskusi statistik Einstein tentang kelakuan atom memberikan pelaku eksperimen sebuah cara untuk menghitung atom hanya dengan melihat melalui mikroskop biasa. Wilhelm Ostwald, seorang pemimpin sekolah anti-atom, kemudian memberitahu Arnold Sommerfeld bahwa ia telah berkonversi kepada penjelasan komplit Einstein tentang gerakan Brown.